Balikpapan Jadi Tuan Rumah Muswil IDI Kaltim 2026, dr Mansyah HM Terpilih Pimpin IDI Kaltim
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Kota Balikpapan menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Kalimantan Timur 2026 yang digelar di Nusantara Ballroom, Hotel Astara Balikpapan, Sabtu (16/5/2026).
Forum empat tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi kalangan dokter di Kalimantan Timur untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Muswil yang semestinya dilaksanakan pada akhir 2025 itu baru dapat digelar tahun ini. Meski mengalami keterlambatan jadwal, pelaksanaan Muswil tetap berlangsung dinamis dengan dihadiri perwakilan dokter dari 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
Selain membahas agenda organisasi dan evaluasi program kerja, Muswil juga dirangkai dengan forum ilmiah yang diikuti ratusan tenaga medis dari berbagai daerah.
Tingginya partisipasi peserta mencerminkan antusiasme dokter dalam memperkuat peran organisasi profesi di daerah.
Ketua IDI Cabang Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarty, M.Kes, mengatakan penunjukan Balikpapan sebagai tuan rumah telah diputuskan sejak Muswil sebelumnya di Kabupaten Berau. Menurut dia, pelaksanaan Muswil secara bergilir menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan mempererat hubungan antarcabang IDI di Kalimantan Timur.
“Musyawarah wilayah ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga ruang untuk mempererat solidaritas dokter di Kalimantan Timur. Kami ingin setiap cabang memiliki kesempatan yang sama menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persiapan pelaksanaan Muswil dilakukan cukup panjang bersama panitia lokal dan pengurus wilayah agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Panitia juga memastikan peserta dapat mengikuti agenda persidangan, diskusi ilmiah, hingga proses pemilihan ketua wilayah dengan nyaman dan tertib.
Dalam kegiatan ilmiah yang menjadi bagian dari Muswil, tercatat sekitar 720 peserta mengikuti seminar dan diskusi kesehatan. Sementara agenda inti musyawarah diikuti 74 peserta yang terdiri dari utusan cabang, peninjau, dan perwakilan perhimpunan dokter spesialis. Sebanyak 19 perhimpunan profesi dokter turut hadir dalam forum tersebut.
Menurut dr. Andi, organisasi profesi yang solid menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendukung program kesehatan pemerintah daerah.
“Pelayanan kesehatan yang baik lahir dari organisasi profesi yang kuat, terbuka, dan saling mendukung. Karena itu, Muswil ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.
Dalam Muswil tersebut, dokter asal Kabupaten Paser, dr. Mansyah HM, Sp.OG, MARS, terpilih sebagai Ketua IDI Wilayah Kalimantan Timur periode 2025–2028. Terpilihnya dr. Mansyah diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat sinergi antarorganisasi profesi dokter di Kalimantan Timur, sekaligus menjawab tantangan pelayanan kesehatan di era transformasi kesehatan nasional.
Rangkaian Muswil IDI Kaltim 2026 dijadwalkan berakhir pada Minggu (17/5/2026) dengan agenda gathering dan olahraga bersama sebagai bentuk penguatan silaturahmi antardokter se-Kalimantan Timur.***
BACA JUGA
