Cegah Karhutla dari Lingkungan Permukiman, RT Diminta Jadi Garda Terdepan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Balikpapan tidak hanya mengandalkan patroli aparat. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat di tingkat rukun tetangga (RT) dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran sejak dini, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Pesan tersebut terus disampaikan jajaran Polresta Balikpapan melalui Bhabinkamtibmas kepada pengurus RT dan warga di lingkungan permukiman. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Ampar, Polsek Balikpapan Utara, Aiptu E. Wahyudi, bersama Kasi Trantib Agus di Perum Banyuwangi RT 68, Kelurahan Batu Ampar, Minggu (30/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, aparat mendampingi pemasangan spanduk imbauan pencegahan Karhutla. Pemasangan dilakukan Ketua RT bersama warga sebagai bentuk pengingat agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan menggunakan metode pembakaran.
Menurut kepolisian, keberadaan spanduk tersebut diharapkan tidak hanya menjadi informasi bagi warga, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk mencegah munculnya titik api dari lingkungan permukiman.
Bhabinkamtibmas juga meminta Ketua RT meneruskan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada seluruh warga. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor di tengah kondisi cuaca panas.
Perangkat Listrik dan Kompor
Warga diimbau memarkir kendaraan di lokasi yang mudah diawasi dan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci, termasuk menggunakan kunci stang. Penyampaian informasi melalui grup komunikasi RT juga dinilai penting untuk mempercepat penyebaran imbauan kepada masyarakat.
Selain Karhutla, warga diminta memperhatikan potensi kebakaran rumah dengan memastikan kompor dan perangkat listrik dalam kondisi aman ketika rumah ditinggalkan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat terjadi di lingkungan padat permukiman.
Aparat juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh berita bohong serta mewaspadai pinjaman online ilegal yang beredar melalui media sosial.
Bhabinkamtibmas menekankan agar masyarakat tidak menunggu api membesar untuk bertindak. Jika menemukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran atau gangguan Kamtibmas lainnya, warga diminta segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas maupun kepolisian terdekat.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.
“Pencegahan Karhutla dimulai dari rumah kita sendiri. Mari kita wujudkan dan jaga lingkungan yang sehat tanpa asap,” ujar Aiptu E. Wahyudi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan Karhutla berbasis masyarakat. Dengan keterlibatan pengurus RT dan warga, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.***
Editor : Ramadani
BACA JUGA
