Pedagang sembako di pasar Klandasan, Balikpapan

Ditanya Soal Harga Sembako Naik, Kadis Ini Malah Cecar Wartawan

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Balikpapan Dortje Marpaung mempertanyakan pemberitaan sejumlah media massa yang menyebutkan pekan ini akan terjadi kenaikan harga-harga sembako.

Dortje malah balik bertanya kepada wartawan, pasar mana yang disurvey oleh wartawan sehingga dapat menyimpulkan sembako akan mengalami kenaikan.

“Pertanyaannya diperbaiki dari mana sampeyan tahu sembako akan naik.
Survey-survey nggak?,” tanya Dootje.

Bahkan Dortje mendesak kembali wartawan lokal dari media cetak.

“Pasar mana?hanya satu pasar? Karena hari ini tidak ada kenaikan cuma satu di Pasar Pandan Sari,” tandasnya kembali mempertanyakan.

Rasa penasaran Kadis Perindagkop ini wajar lantaran, dia baru mendapatkan informasi stafnya yang melakukan survei harga sembako di sejumlah pasar.

“Saya diinfokan dari staf saya baru saja dan tiap hari survei kita lakukan. Nanti buka aja sahabat go.id. Disitukan ada harga-harga tiap harI atau LED harga di pasar atau bisa saya emailkan,” ujarnya berargumen.

Pada awal pekan kemarin, media memberitakan bahwa pada pekan-pekan ini harga sembako akan naik seperti beras, gula dan minyak goreng.
“Harga itu belum naik baru ayam potong. Makanya nanti saya cek lagi,” ucapnya.

Ketika disampaikan lebih jauh oleh media inibalikpapan.com bahwa rencana kenaikan harga disampaikan pedagang yang sumber informasinya berasal dari sales agen barang-barang kebutuhan pokok.
“Ya perlu dicermati. Diwarning-warning gitu benar apa nggak. Mudah-mudahan sih nggak,” imbuhnya.

Mengenai langkah-langkah Disperindagkop kedepan lanjut Dortje akan melakukan pengecekan kembali di lapangan dan memastikan supply pasokan sembako berjalan lancar.

Dia juga mengajak kerjasama media pada masyarakat. Jika ada kenaikan produk tertentu seperti daging maka masyarakat tidak perlu mengkonsumsi.

“Mau ngga kita sepakat kerjasama infokan ke masyarakat begitu harga daging naik ya jangan makan daging.Mau nggak gitu supaya pedagangnya tanda tanya dan gigit jari mau naik nggak jadi,” tukasnya.(andi)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.