Home / iniFLASH / Ditemui Pengelola, Pedagang Muara Rapak Tidak Puas Siang Mau Demo Lagi
Para Pedagang Pasar Rapak menuntut kembali dibuka jika tidak ada kompensasi

Ditemui Pengelola, Pedagang Muara Rapak Tidak Puas Siang Mau Demo Lagi

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com —- Puluhan Pedagang Plaza Muara Rapak terutama di lantai satu menggeruduk kantor pengelola plaza Rapak yang ada dibagian belakang gedung plaza, Sabtu jelang siang (1/8/2020).

Mereka menolak keras penutupan toko pedagang sebagai imbas makin meluasanya covid ke pedagang. Hingga kini ada 33 pedagang yang infeksi yakni 4 pedagang pertama, 17 pedagang hasil Swab missal gelombang I  ditambah 11 pedagang pada Kamis kemarin(30/1)  dan 1 pedagang pada Jumat kemarin (31/7).

Puluhan pedagang ini menolak penutupan pasar tanpa adanya kompensasi/keringan biaya.

Aksi pedagang yang dimulai sejak pukul 10.30 wita ini memaska pengelola harus menghubungi managemen termasuk tim covid kota Balikpapan.

Pedagang ditemui Hamzah dari Marketing pengelola Plaza Rapak yang menyampaikan bahwa kebijakan penutupan karena perintah dari tim gugus tugas covid-19 kota Balikpapan.

“Kebijakan ini mereka yang mengeluarkan dan kami sampaikan situasihari ini dan juga bahwa perwakilan pedagang sudah dua kali datang kemari. Kami pengelola ini hanya sebagai pelaksana,” ujarnya.

“Penutupan tiga hari ini untuk meminimalkan resiko. Kami pun tidak mau. Kita menjaga ini untuk kedepanya,” ujar Hamzah.

Mendapatkan jawaban ini, pedagang tidak puas dan tetap ingin dipertemukan tim gugus tugas minimal dengan manager Plaza Rapak.

Mereka tetap minta lampu koridor dinyalakan dan pintu utama tidak digembok. “Itupun intruksi dari gugus tugas. Kami paham situasi bapak-bapak disini nanti sampaikan ke gugus tugas,” tambah Hamzah dihadapan pedagang.

Atas jawaban ini, pedagang tidak puas dan bubar sementara kembali ke toko dan lapaknya namun mereka akan kembali lagi pada pukul 14.00.

“Oke kita datangi lagi kantor jam 2 siang, kita sekarang bubar dulu,’teriak para pedagang.

Aksi penolakan intruksi ini karena pedagang merasa tidak mendapatkan perhatian. Mereka hanya disuruh buka tutup toko.

“Coba kawan kita yang positif kemarin suruh datang ke DKK diambil darah ama pa itu tapi disuruh pulang aja ngak dikasih obat atau vitamin, air putih aja nggak,” ucap Roni wakil Pengurus Pedagang di lantai I yang berjualan di counter handphone.

Comments

comments

About andi aa

Check Also

Pasar Baru Ditinggal Pedagang Mudik, Mall Baru Buka Oktober

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Dalam beberapa bulan terakhir Pasar Baru rupanya banyak ditinggal pedagang. Karena kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.