Gerbangtara Dorong Kolaborasi Pembangunan dan Penguatan SDM di Kawasan IKN

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Konsorsium Gerakan Bangun Nusantara (Gerbangtara) memperkuat langkah kolaboratif dengan Pemerintah Kota Balikpapan melalui audiensi yang digelar di Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun sinergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rombongan Gerbangtara diterima langsung oleh Wali Kota Balikpapan yang didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta jajaran Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Gerbangtara Rudhon Ruslan Hadi, Wakil Ketua I Supadi, Wakil Ketua II Budi Santoso, Koordinator Konsorsium Gerbangtara Aie Natasha, Tim Ahli Bidang Sosial dan Politik Christian Frisky Natanael Mantiri, PIC Galeri Investasi Gerbangtara Hizkia Matthew, serta anggota konsorsium Aldo Pradana.

Selain memperkenalkan organisasi dan program kerja, audiensi juga membahas rencana kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital ke Kalimantan Timur dalam waktu dekat.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan kawasan IKN.

Koordinator Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha, menjelaskan bahwa Gerbangtara merupakan gerakan kolaboratif yang menghimpun berbagai elemen pembangunan, mulai dari dunia usaha, akademisi, komunitas, masyarakat sipil hingga lembaga pemerintah.

“Gerbangtara hadir sebagai wadah kolaborasi untuk mempertemukan berbagai gagasan dan potensi yang dimiliki setiap pihak. Tujuannya adalah menghadirkan program-program yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di kawasan penyangga IKN,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyambut baik kehadiran Gerbangtara dan mengapresiasi inisiatif yang dibangun melalui pendekatan kolaboratif.

Menurutnya, tantangan pembangunan di era transformasi saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar setiap program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan inklusif serta memberikan manfaat yang merata bagi seluruh warga,” kata Wali Kota Balikpapan.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai pengembangan sektor UMKM, investasi daerah, transformasi teknologi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Isu pendidikan turut menjadi perhatian mengingat kebutuhan tenaga kerja yang kompeten akan semakin meningkat seiring percepatan pembangunan IKN.

Sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara, Balikpapan dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan yang lebih erat antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Gerbangtara dalam menghadirkan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kemajuan daerah dan pemberdayaan masyarakat di masa depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses