Kemendagri Gali Praktik Kepemimpinan Akmal Malik, Balikpapan Jadi Rujukan Nasional

Asisten I Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan Zulkifli

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Tim Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyambangi Pemerintah Kota Balikpapan untuk menggali praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan tugas Penjabat (Pj) kepala daerah. Fokus utama kajian ini adalah masa kepemimpinan Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Kalimantan Timur periode 2024–2025.


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kemendagri menyusun lesson learned nasional, yang nantinya akan menjadi referensi kebijakan bagi daerah lain. Balikpapan dipilih karena perannya yang strategis sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).


Asisten Tata Pemerintahan Setda Kota Balikpapan, Zulkipli, menjelaskan bahwa pihaknya diminta memaparkan rekam jejak kepemimpinan Akmal Malik, khususnya yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan stabilitas daerah.


“Tim dari Kemendagri datang untuk mengambil lesson learned tentang praktik baik penyelenggaraan tugas Pj kepala daerah. Salah satu fokusnya adalah masa kepemimpinan Prof. Akmal Malik. Kami diminta memberikan informasi terkait kiprah beliau, khususnya yang bersentuhan langsung dengan Balikpapan,” ujar Zulkipli, Senin, (27/4/2026).


Menurutnya, proses pendalaman dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Perwakilan paguyuban, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turut dilibatkan untuk memberikan perspektif sosial.


Dari sisi internal pemerintah, sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) turut menyumbangkan data. Informasi yang dihimpun mencakup capaian di sektor pendidikan, kesehatan, hingga stabilitas sosial-politik selama masa transisi kepemimpinan.

Jadi Faktor Kunci

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah kemampuan Balikpapan menjaga stabilitas di tengah percepatan pembangunan IKN. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemkot Balikpapan pada masa kepemimpinan Akmal Malik dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan tersebut.


“Termasuk bagaimana Balikpapan mendukung IKN pada masa beliau, itu juga menjadi bagian penting yang digali oleh tim Kemendagri,” tambah Zulkipli.


Ke depan, seluruh data dan temuan dari Balikpapan akan dirumuskan menjadi dokumen strategis nasional oleh Kemendagri. Dokumen ini diharapkan tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga acuan dalam memperkuat peran penjabat kepala daerah di seluruh Indonesia.


Bagi Balikpapan, keterlibatan dalam kajian ini semakin menegaskan posisinya sebagai simpul utama dan gerbang strategis menuju IKN, sekaligus contoh praktik tata kelola pemerintahan yang adaptif di masa transisi pembangunan nasional.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses