Persiba Balikpapan Butuh Keajaiban di Dua Laga Sisa Demi Hindari Play-off Degradasi

Skuat Persiba Balikpapan / FB Persiba
Skuat Persiba Balikpapan / FB Persiba

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Persiba Balikpapan kini berada di ujung tanduk. Hasil imbang 3-3 yang dramatis di markas Barito Putera membuat langkah “Selicin Minyak” untuk keluar dari zona play-off degradasi Championship 2025/2026 kian berat dan bergantung pada nasib tim lain.

Satu poin dari Banjarmasin hanya cukup membawa Persiba mengoleksi 18 poin. Posisi ini masih terpaku di peringkat ke-9, terpaut dua angka dari PSIS Semarang yang menduduki peringkat ke-8 (batas zona aman).

Skenario Wajib Sapu Bersih

Dengan hanya tersisa dua pertandingan, skuat asuhan Leonard Tupamahu tidak punya pilihan lain selain menyapu bersih 6 poin tambahan. Namun, kemenangan saja tidak cukup; Persiba harus berharap Laskar Mahesa Jenar terpeleset di sisa laga mereka.

Melihat jadwal yang ada, jalan Takumu Nishihara dan kawan-kawan terjal dan penuh rintangan:

  1. 26 April 2026: Persiba akan menjamu PSS Sleman di Stadion Batakan. Laga ini akan sangat berat mengingat PSS Sleman tengah “haus” kemenangan demi mengamankan tiket promosi ke Super League.
  2. 2 Mei 2026: Persiba harus melakoni laga tandang ke markas Deltras FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Deltras yang sudah dipastikan bertahan di Championship diprediksi akan bermain tanpa beban, yang justru bisa menyulitkan Persiba.

Mengintip Peluang Rival: PSIS Semarang

Nasib Persiba juga ditentukan oleh hasil pertandingan PSIS Semarang. Jadwal PSIS pun tergolong tidak mudah:

  • 25 April 2026: PSIS menjamu Kendal Tornado FC (pemburu tiket Super League).
  • 2 Mei 2026: PSIS bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.

Jika PSIS mampu memenangkan salah satu laga tersebut, beban Persiba untuk mengejar ketertinggalan poin akan semakin mustahil jika mereka sendiri gagal mengamankan poin penuh.

Ancaman Degradasi Nyata

Sesuai regulasi, tim peringkat ke-9 dari Grup 1 dan Grup 2 akan saling berhadapan di babak play-off degradasi. Tim yang kalah dalam partai hidup-mati tersebut akan menyusul Persipal FC (Grup 2) dan Sriwijaya FC (Grup 1) yang sudah lebih dulu dipastikan turun kasta ke Liga Nusantara musim depan.

Kini, konsistensi mental dan dukungan penuh dari suporter di Stadion Batakan pada pekan depan akan menjadi kunci. Mampukah Leonard Tupamahu menciptakan keajaiban di menit-menit akhir musim, ataukah Persiba harus bertarung di babak play-off yang penuh risiko?

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses