Polisi Pastikan Balikpapan Utara Kondusif, Isu Begal Viral Belum Terbukti
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Viralnya informasi dugaan aksi begal dan kejahatan jalanan di wilayah Balikpapan Utara membuat aparat kepolisian bergerak cepat melakukan klarifikasi.
Polsek Balikpapan Utara bersama unsur kelurahan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga menggelar rapat koordinasi guna meredam keresahan masyarakat, Rabu (20/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kelurahan Graha Indah itu dihadiri Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Rezsa, Lurah Graha Indah, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, FKPM, perwakilan Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), para ketua RT, serta insan media.
Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Rezsa menegaskan pihaknya langsung melakukan penelusuran usai menerima laporan dan melihat informasi yang ramai beredar di media sosial.
“Begitu menerima informasi tersebut, kami langsung melakukan koordinasi dan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya. Kami cek beberapa lokasi yang disebut dalam informasi viral itu,” kata Rezsa.
Adapun titik yang dilakukan pengecekan di antaranya kawasan samping Poltekba, Jalan Mukmin Faisal, hingga wilayah Transad. Dari hasil peninjauan, polisi menemukan sejumlah informasi yang tidak sesuai dengan narasi yang berkembang luas di media sosial.
“Dari hasil pengecekan, ada beberapa informasi yang ternyata tidak sepenuhnya benar. Karena itu masyarakat jangan mudah percaya sebelum ada kepastian informasi dari sumber resmi,” ujarnya.
Masyarakat Tetap Tenang
Rezsa meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi tanpa kepastian justru dapat memicu kepanikan dan mengganggu situasi keamanan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat bijak menggunakan media sosial. Jangan langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa menimbulkan keresahan,” tegasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Polisi juga mengajak warga untuk lebih aktif menjaga lingkungan sekitar.
Dalam rapat koordinasi tersebut, warga diminta kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), memperkuat komunikasi antarwarga, dan segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Keamanan lingkungan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Kalau ada hal mencurigakan segera laporkan agar cepat ditindaklanjuti,” tambah Rezsa.
Situasi Tetap Kondusif
Sementara itu, Lurah Graha Indah Muhammad Arif Rahman mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam merespons keresahan warga. Ia menilai koordinasi lintas unsur menjadi langkah penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami berterima kasih karena kepolisian bergerak cepat sehingga masyarakat mendapat penjelasan yang benar. Ini penting agar tidak muncul kepanikan akibat informasi yang belum tentu benar,” katanya.
Ia berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat pun diingatkan untuk lebih selektif menerima maupun membagikan informasi di media sosial. Verifikasi informasi dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun kepanikan di tengah masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan koordinasi lintas sektor, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Balikpapan Utara diharapkan tetap aman, nyaman, dan terkendali.***
BACA JUGA
