Minyakita Jadi Buruan Warga Balikpapan Jelang Iduladha, Pedagang Batasi Pembelian

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, permintaan minyak goreng subsidi merek Minyakita di sejumlah pasar dan toko kebutuhan pokok di Kota Balikpapan mengalami peningkatan signifikan. Tingginya permintaan dipicu selisih harga yang cukup jauh dibandingkan minyak goreng premium di pasaran.

Di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok, Minyakita menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai lebih terjangkau. Harga jual Minyakita saat ini berkisar Rp31.400 per kemasan, sementara minyak goreng premium dijual di atas Rp40 ribu hingga mencapai Rp50 ribu per kemasan.

Seorang pedagang di Balikpapan mengungkapkan, tingginya minat masyarakat membuat stok Minyakita cepat habis setiap hari. Bahkan, banyak pembeli rela datang lebih awal agar tidak kehabisan.

“Minyakita sekarang sudah seperti primadona. Warga lebih memilih yang harganya masih terjangkau. Kalau minyak premium terlalu mahal,” ujar Imam pedagang saat ditemui di lokasi penjualan, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, permintaan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, terutama mendekati momentum Iduladha. Banyak warga membeli dalam jumlah lebih banyak untuk kebutuhan rumah tangga maupun persiapan memasak saat hari raya.

Menurutnya, apabila stok tersedia tanpa pembatasan, penjualan bisa mencapai ratusan dus dalam sehari. Namun keterbatasan pasokan membuat pedagang harus menerapkan pembelian maksimal agar distribusi tetap merata.

“Kalau dilepas semua bisa sampai 100 dus sehari habis. Tapi karena stok terbatas, pembelian kami batasi maksimal dua pack per orang,” katanya.

Tidak Kembali Melonjak

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap minyak goreng subsidi di tengah tekanan harga kebutuhan pokok. Warga berharap pasokan Minyakita tetap terjaga agar harga di tingkat konsumen tidak kembali melonjak.

Sejumlah pembeli mengaku pembatasan pembelian masih dapat dimaklumi selama stok tersedia dan harga tetap stabil. Mereka khawatir jika pasokan tersendat, harga minyak goreng akan kembali naik seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Pemerintah bersama distributor diharapkan terus menjaga kelancaran distribusi bahan pokok menjelang Iduladha, terutama untuk komoditas yang paling banyak dibutuhkan masyarakat seperti minyak goreng dan beras.

Di tengah tingginya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan, stabilitas harga dan ketersediaan stok menjadi perhatian utama warga Balikpapan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses